Jumat, 27 Juni 2014

Artikel Troubleshooting Hard Disk

Assalamualaikum wr. wb. bismillahirohmanirohim Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik sudah dimatikan. Harddisk berisi cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Kali ini saya akan membahas mengenai troubleshooting harddisk. Harddisk sebagai media penyimpanan yang sering mengalami kerusakan, apa saja masalah yang sering dihadapi oleh hard disk. Misalnya :

1. Tidak Bisa Masuk Sistem Operasi Harddisk Failure
Gambar 1
PC tidak dapat masuk ke sistem operasi pada saat booting terdapat pesan "Harddisk Failure".
Penangannya adalah :

  • Dalam keadaan mati, jika tidak terdeteksi cek kabel data dan kabel power harddisk, apakah sudah terpasang dengan benar, dan pastikan kabel data dan kabel power hard disk tidak rusak, periksa jumper hard disk apakah telah benar posisinya ? ( jumper hard disk harus di posisi master / cable select, itu bisa anda lihat pada user manual hardisk, umumnya ada di sticker atas hard disk. Periksa kembali ada yang longgar atau terlepas tidak.
  • Nyalakan kembali komputer anda, masuk ke setting BIOS. Periksa pada setup BIOS, ( standard setup ) apakah tetap tidak bisa mendeteksi harddisk.
  • Bila harddisk tidak terdeteksi, berarti fisik hardisk telah rusak. Ada sebagian tanda-tanda  rusaknya apabila hard disk tidak terdeteksi :                                                                                                                           Dalam situasi nyala anda amati serta cobalah dengarkan di harddisk, adakah suara perputaran. Umumnya dapat terdengar perputaran piringan / platter. Bila terdengar kemungkinan rusaknya tedapat di controllernya. Anda amati lagi serta dengarkan apakah terdengar layaknya ada benturan logam di dalam hard disk. Bila terdengar kemungkinan rusaknya ada di controllernya. Anda amati lagi serta dengarkan apakah terdengar suara perputaran. Bila tidak terdengar sekalipun rusaknya tetap sama ada di controllernya (untuk rusaknya di atas, anda bisa ganti controller-nya. Cobalah anda mencari di tempat service / toko komputer terdekat. Controller tersebut harus sama juga dengan jenis / tipe harddisk anda).

2. Sistem Operasi Hilang
Pada kasus ini muncul pesan Error Loading Operation System atau Missing Operation System.
Gambar 2 
Gambar 3

Penangannya adalah :
  • Pesan tersebut mengartikan bahwa sistem operasi yang digunakan “file corrupt” atau ada file yang hilang.
  • Masukkan cd os pada dvd jika menggunakan sistem operasi windows xp maka masukkan cd windows xp dan lakukan repair.
  • Jika cara ini tidak berhasil maka harus menginstall ulang sistem operasi.


3. Sistem Hanya Bisa Booting Melalui CD-ROM
Gambar 4
Harddisk terdeteksi dan aplikasi bisa dijalankan tetapi tidak bisa booting dari harddisk.
Penanganannya adalah :
  •  Boot sector pada harddisk “file corrupt”. Anda harus membackup data yang penting pada        harddisk lain.
  •   Format harddisk dan Install ulang sistem operasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar