Sabtu, 28 Juni 2014

Artikel HD Tune Pro v5.50

HD Tune Pro 5.50 - Adalah software Utility khusus-nya Harddisk. Dimana fungsi dari dari software ini ialah untuk memeriksa kesehatan Harddisk, mulai dari Suhu, kecepatan putaran disk, Bad Sector dan masih banyak lagi fungsi dari HD Tune Pro 5.50 ini.
Dalam aplikasi HD Tune 5.50 ini terdapat beberapa fasilitas diantaranya yaitu:
     1.    Benchmark: untuk mengukur seberapa cepat akses baca tulis dan waktu akses hardisk (read/write).
     2.    Info: Menampilkan informasi detail tentang hardisk
     3.    Health: menampilkan kondisi atau status "kesehatan" hardisk.
     4.    Error Scan: memeriksa error yang terdapat pada hardisk.
     5.    Dll.

Anda bisa mendownload program HD Tune 5.50 disini!
     1.    Buka HD Tune.
     2.    Maka akan muncul tampilan HD Tune
Gambar 1
      3.    Untuk mengukur seberapa cepat akses read/write dan waktu akses Harddisk. Klik Start pada menu Benchmark dan tunggu hingga proses selesai seperti gambar di bawah ini:
Gambar 2
      4.    Setelah proses selesai, maka muncul berapa Transfer Rate (kecepatan transfer data) pada harddisk tersebut, Access Time (waktu akses), dan CPU Usage (penggunaan CPU).
      5.    Untuk mengetahui Informasi dari suatu harddisk, klik pada Tab Menu “info”.
Gambar 3
      6.    Untuk mengecek kondisi kesehatan harddsik, klik pada Tab Menu “Health”
Gambar 4
      7.    Dan untuk mengecek apakah ada kerusakan pada harddisk, klik pada Tab Menu “Error Scan”. Klik Start dan tunggu sampai proses selesai.
Gambar 5
8.    Jika proses Error Scan sudah selesai maka akan terlihat seperti pada gambar di atas.
Titik hijau menandakan bahwa kondisi harddisk dalam keadaan bagus, jika terdapat titik merah maka kondisi harddisk mengalami gejala bad sector / kerusakan.

Jumat, 27 Juni 2014

Artikel Troubleshooting Hard Disk

Assalamualaikum wr. wb. bismillahirohmanirohim Harddisk adalah media penyimpanan data permanen, jadi data tidak hilang meskipun listrik sudah dimatikan. Harddisk berisi cakram magnetik yang mampu menyimpan data. Kali ini saya akan membahas mengenai troubleshooting harddisk. Harddisk sebagai media penyimpanan yang sering mengalami kerusakan, apa saja masalah yang sering dihadapi oleh hard disk. Misalnya :

1. Tidak Bisa Masuk Sistem Operasi Harddisk Failure
Gambar 1
PC tidak dapat masuk ke sistem operasi pada saat booting terdapat pesan "Harddisk Failure".
Penangannya adalah :

  • Dalam keadaan mati, jika tidak terdeteksi cek kabel data dan kabel power harddisk, apakah sudah terpasang dengan benar, dan pastikan kabel data dan kabel power hard disk tidak rusak, periksa jumper hard disk apakah telah benar posisinya ? ( jumper hard disk harus di posisi master / cable select, itu bisa anda lihat pada user manual hardisk, umumnya ada di sticker atas hard disk. Periksa kembali ada yang longgar atau terlepas tidak.
  • Nyalakan kembali komputer anda, masuk ke setting BIOS. Periksa pada setup BIOS, ( standard setup ) apakah tetap tidak bisa mendeteksi harddisk.
  • Bila harddisk tidak terdeteksi, berarti fisik hardisk telah rusak. Ada sebagian tanda-tanda  rusaknya apabila hard disk tidak terdeteksi :                                                                                                                           Dalam situasi nyala anda amati serta cobalah dengarkan di harddisk, adakah suara perputaran. Umumnya dapat terdengar perputaran piringan / platter. Bila terdengar kemungkinan rusaknya tedapat di controllernya. Anda amati lagi serta dengarkan apakah terdengar layaknya ada benturan logam di dalam hard disk. Bila terdengar kemungkinan rusaknya ada di controllernya. Anda amati lagi serta dengarkan apakah terdengar suara perputaran. Bila tidak terdengar sekalipun rusaknya tetap sama ada di controllernya (untuk rusaknya di atas, anda bisa ganti controller-nya. Cobalah anda mencari di tempat service / toko komputer terdekat. Controller tersebut harus sama juga dengan jenis / tipe harddisk anda).

2. Sistem Operasi Hilang
Pada kasus ini muncul pesan Error Loading Operation System atau Missing Operation System.
Gambar 2 
Gambar 3

Penangannya adalah :
  • Pesan tersebut mengartikan bahwa sistem operasi yang digunakan “file corrupt” atau ada file yang hilang.
  • Masukkan cd os pada dvd jika menggunakan sistem operasi windows xp maka masukkan cd windows xp dan lakukan repair.
  • Jika cara ini tidak berhasil maka harus menginstall ulang sistem operasi.


3. Sistem Hanya Bisa Booting Melalui CD-ROM
Gambar 4
Harddisk terdeteksi dan aplikasi bisa dijalankan tetapi tidak bisa booting dari harddisk.
Penanganannya adalah :
  •  Boot sector pada harddisk “file corrupt”. Anda harus membackup data yang penting pada        harddisk lain.
  •   Format harddisk dan Install ulang sistem operasi.